Resmi! Pemerintah Larang TikTok Jualan, Hanya Boleh Promosi! Netizen Auto Geruduk Instagram Zulkifli Hasan

Elsa Krismawati
Selasa 26 September 2023, 12:07 WIB
TikTok resmi dilarang pemerintah untuk berjualan secara langsung (Sumber : freepik)

TikTok resmi dilarang pemerintah untuk berjualan secara langsung (Sumber : freepik)

INFOSEMARANG.COM - Pemerintah resmi larang TikTok jualan, dan akan menata kembali soal social commerce melalui revisi Permendag Nomor 50 Tahun 2020.

Permendag tersebut tentang Ketentuan Perizinan USaham Periklanan, Pembinaan dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan melalui sistem elektronik.

Dalam aturan terbaru, Jokowi melalui Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memutuskan larangan bagi social media seperti TikTok untuk berjualan.

Baca Juga: Spesifikasi LG Gram Fold: Laptop Lipat OLED 17 Inci Terbaru

Hal tersebut diumumkan Zulkifli Hasan usai hadiri rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta Senin 25 September 2023.

Zulkifli dalam pernyataannya di hadapan awak media menyebut, sosial commerce hanya boleh memfasilitasi barang atau jasa.

Sehingga tidak diperbolehkan untuk transaksi jual beli langsung.

Ia menambahkan, bahwa peron media sosial dan ekonomi harus dipisah.

Baca Juga: Terungkap! Fakta Baru Siswa Bacok Guru di Demak, Bukan Karena Nilai Jelek, Motif Pelaku Emosi Tak Diijinkan Ikut PTS

"Sehingga algoritma itu tidak semua dikuasai dan mencegah penggunaan data pribadi untuk kepentingan bisnis,"kata Zulkifli dikutip Infosemarang.com dari kompasTV, 26 September 2023.

Sontak keputusan ini menuai pro dan kontra di masyarakat dan membuat sejumlah pengguna ramai geruduk instagram milik Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan di @zul.hasan.

Banyak warganet yang tak terima dengan keputusan pemerintah larang TikTok berjualan.

Baca Juga: Persiapan Lawan Uzbekistan, Ramadhan Sananta Resmi Bergabung dengan Timnas Indonesia U-24 di Hangzhou, China

Mereka mengaku, dengan adanya TikTok Shop merasa terbantu.

"Kami UMKM yang bangkit dengan TikTok berduka melihat ini," tulis @dari**

"Mohon maaf sebelumnya pak karena ini eranya kemajuan teknologi, semakin pesat, jadi keputusannya jangan jadi sepohak mungkin bapak tidak tahu bahwa ada banyak pelaku UMKM yang terbantu ekonominya," tulis @and***

"Mau nambah jumlah pengangguran ya pak?" tulis @adi***

Baca Juga: Pengakuan Tetangga: Siswa MA di Demak yang Nekat Bacok Guru Dikenal Sopan, Sekolah Dibiayai Bude

"Jangan dihapus pak mending regulasinya dibenahi," tulis @vic***

"Padahal TikTok ngebantu banget buat UMKM," tulis @andi***

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menduga adanya predatory pricing atau produk dengan harga yang sangat murah dari luar negeri.

Imbasnya, peroduk UmKM lokal tak mampu bersaing, hingga menyebabkan para pedagang gulung tikar. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya27 Maret 2025, 21:38 WIB

Posko Mudik BUMN 2025 Hadir di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Sambut Ribuan Pemudik dari Kalimantan

Ribuan pemudik yang tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, disambut dengan fasilitas layanan gratis dari Posko Mudik Bersama BUMN 2025.
Posko Mudik Bersama BUMN di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Pendidikan25 Maret 2025, 15:34 WIB

Universitas Semarang Raih Akreditasi Unggul

Akreditasi Unggul pada sebuah perguruan tinggi merupakan simbol bahwa lembaga atau perguruan tersebut sudah memenuhi syarat yang ditetapkan.

USM Raih Akreditasi Unggul.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya25 Maret 2025, 14:33 WIB

Puncak Penumpang Kereta Api di Daop IV Semarang Diprediksi H-2 Lebaran 2025

Diprediksi jumlah kedatangan penumpang tertinggi selama masa arus mudik akan terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025 atau H-2 dengan jumlah lebih dari 28 ribu penumpang.
Penumpang tiba di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Semarang Raya22 Maret 2025, 17:35 WIB

Sambut Lebaran 2025, The Park Semarang Hadirkan Atraksi Flying Trapeze dari Rusia, Gratis Untuk Pengunjung

Sambut Lebaran, The Park Semarang kembali mempersembahkan hiburan akrobatik kelas dunia dari Rusia.
The Park Semarang mempersembahkan hiburan akrobatik kelas dunia dari Rusia.  (Sumber:  | Foto: Sakti)
Bisnis21 Maret 2025, 16:58 WIB

AXA Mandiri Hadirkan Solusi Perlindungan dan Pelunasan Biaya untuk Ibadah Haji dan Umrah

Asuransi Mabrur Insan Syariah AXA Mandiri menghadirkan solusi perlindungan dan juga perencanaan keuangan ibadah calon jemaah haji dan umrah.
AXA Mandiri meluncurkan Asuransi Mabrur Insan Syariah dalam acara literasi keuangan dan community gathering.
 (Sumber:  | Foto: Dok)
Semarang Raya17 Maret 2025, 23:09 WIB

BAIC Perluas Jaringan, Resmikan Dealer ke-10 di Semarang

Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi BAIC untuk memberikan akses lebih luas bagi konsumen di Pulau Jawa, khususnya di Jawa Tengah.
BAIC meresmikan dealer resmi ke-10 di Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Semarang Raya17 Maret 2025, 23:05 WIB

Jangan Tunggu Viral, Lurah dan ASN di Semarang Diminta Peka Terhadap Persoalan Warga

Iswar menyebut sebagai ASN atau birokrat sudah semestinya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin saat memberikan sambutan di Musrenbang Kecamatan Semarang Selatan. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Bisnis13 Maret 2025, 22:36 WIB

Arus Mudik Kapal Laut 2025, DLU Beri Diskon Tiket

Penumpang kapal dari PT Dharma Lautan Utama (DLU) diharapkan membeli tiket jauh-jauh hari agar mendapat harga diskon.
Manajemen DLU dan KSOP Semarang saat jumpa pers. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Semarang Raya11 Maret 2025, 07:45 WIB

Sebanyak 150 Ribu Penumpang Sudah Pesan Tiket Kereta Api di Daop 4 Semarang untuk Angkutan Lebaran 2025

Selama masa Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 4 Semarang menyiapkan sebanyak 535.282 tiket, atau rata-rata 24.331 tiket per hari.
Penumpang KA di stasiun Tawang Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Olahraga09 Maret 2025, 10:51 WIB

Dai Kyokushin Karate Indonesia Gelar Silaturahmi Sabuk Hitam dan Paguyuban Kyokushin se Jateng dan DIY

Dai Kyokushin Karate Indonesia ( DKKI ) mengadakan silaturahmi Sabuk Hitam dan Paguyuban Kyokushin se Jateng dan DIY di Hotel Aruss Semarang.
DKKI mengadakan silaturahmi Sabuk Hitam dan Paguyuban Kyokushin se Jateng dan DIY. (Sumber:  | Foto: Sakti)