Tidur Ngorok Akibat Gangguan Paru-paru? Berikut Penjelasannya

Elsa Krismawati
Senin 23 Oktober 2023, 15:17 WIB
Ilustrasi seseorang yang tidur telentang (Sumber : Unsplash/MILAN GAZIEV)

Ilustrasi seseorang yang tidur telentang (Sumber : Unsplash/MILAN GAZIEV)

INFOSEMARANG.COM- Mungkin sebagian dari kita pernah mengalami tidur ngorok atau bahkan ngos-ngosan saat tidur.

Pertanyaannya, apakah ngorok atau mendengkur juga dapat dikaitkan dengan penyakit gangguan paru-paru?

Dokter Spesialis Paru Subspesialis Infeksi Paru dari Rumah Sakit JIH Solo, dr. I Gusti Ngurah Widiyawati, Sp.P.(K) Infeksi, menjelaskan bahwa untuk memastikan apakah ini merupakan dampak dari penyakit gangguan paru-paru atau bukan, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Bikin Geger Usai Resmi Jadi Cawapres Prabowo Subianto, Begini Tanggapan Santuy Gibran Rakabuming

“Itu masalah tersendiri, harus digali lagi, dipastikan lagi apakah sesaknya dari paru-paru atau bukan,” kata dia dalam Health Talk yang disiarkan di Youtube RS JIH Solo seperti dikutip Infosemarang.com pada 23 Oktober 2023.

Dalam banyak kasus, kondisi paru-paru seseorang mungkin dalam keadaan baik atau bersih.

Namun, gangguan muncul pada saluran pernapasan bagian atas, seperti tertutupnya lidah saat tidur yang mengakibatkan ngorok.

Baca Juga: Jangan Cuma Karena Emosi, Ini Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Resign

Dokter Widiyawati menekankan pentingnya melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan asal-usul sesak napas atau gangguan tidur.

Salah satu cara untuk menilai kondisi paru-paru adalah dengan pemeriksaan spirometri.

Selain itu, pemeriksaan rontgen thorax juga bisa membantu untuk memahami apakah masalah tersebut bersumber dari paru-paru atau dari bagian lain di sekitar paru-paru.

Baca Juga: PSIS Semarang Beri Bantuan untuk Legenda Budino Sutikno yang Sakit

Dalam konteks pemeriksaan spirometri, ada istilah yang disebut "restriktif," yang mengindikasikan adanya tekanan dari luar yang memengaruhi saluran pernapasan.

Misalnya, faktor obesitas dapat menyebabkan tekanan dari luar, yang dapat memicu sesak napas.

Dokter Widiyawati juga memberikan beberapa persiapan yang harus dipertimbangkan sebelum menjalani pemeriksaan spirometri, termasuk:

Baca Juga: Indonesia Siap Gelar Piala Dunia U 17, Pembukaan hingga 12 Menit?

1. Perokok harus menghindari paparan asap rokok selama 24 jam sebelum pemeriksaan.

2. Penderita asma yang menggunakan obat-obatan tertentu harus menghentikan konsumsi obat tersebut selama 8-24 jam sebelum pemeriksaan, bergantung pada jenis obat yang digunakan.

3. Jangan makan terlalu kenyang sebelum pemeriksaan.

4. Hindari konsumsi alkohol.

5. Kenakan pakaian yang longgar dan nyaman.

Baca Juga: Meski Diklaim Menyehatkan, Ternyata Ini Dampak Buruk Terlalu Banyak Konsumsi Yogurt

Dengan langkah-langkah persiapan ini, pemeriksaan spirometri dapat memberikan hasil yang lebih akurat untuk menilai kesehatan paru-paru dan memahami apa yang mungkin menjadi penyebab sesak napas atau tidur ngorok.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya15 Februari 2026, 11:48 WIB

Besok Gelar Karnaval Dugderan, Pemkot Semarang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang Senin (16/2/2026) besok akan menggelar tradisi Dugderan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
 (Sumber: )
Semarang Raya13 Februari 2026, 20:32 WIB

Dugderan 2026: Wali kota Agustina Padukan Akulturasi Barongsai dan Tradisi Islam dalam Pesta Rakyat

Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026) mendatang.
Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026). (Sumber:  | Foto: Dok)
Semarang Raya13 Februari 2026, 18:01 WIB

Perkuat Kesadaran Sejarah Masyarakat, Pemkot Semarang Beri Penghargaan Kepada KH Sholeh Darat

Mengangkat kembali sosok seperti KH Sholeh Darat berarti kita sedang menanamkan identitas dan kebanggaan sejarah kepada masyarakat
Pemkot Semarang menggelar seremoni pemberian penghargaan kepada K.H. Sholeh Darat. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya12 Februari 2026, 05:36 WIB

15 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jangli, Pemkot Semarang Siapkan Opsi Relokasi

Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau langsung lokasi terjadinya pergerakan tanah di wilayah RT 7 RW 1, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang pada Rabu (11/2/2026) sore.
Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau lokasi terjadinya pergerakan tanah di Jangli. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya11 Februari 2026, 17:54 WIB

Pemkot Semarang Bergerak Cepat Bantu Korban Kebakaran dan Rumah Roboh

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh di Kelurahan Kaligawe dan Kelurahan Krobokan.
Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh.  (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya11 Februari 2026, 16:58 WIB

Lantik 42 Anggota DPPI, Wali kota Agustina Harap Bisa Jadi Benteng Ideologi

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 42 anggota Purna Paskibraka menjadi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Semarang di Ruang Lokakrida, Gedung Balaikota, Rabu (11/2/2026)
Pelantikan anggota Purna Paskibraka menjadi DPPI Kota Semarang. (Sumber:  | Foto: dok)
Bisnis11 Februari 2026, 14:14 WIB

The Park Semarang Hadirkan Weekend Big Shopping 2026, Belanja Dapat Voucher hingga Rp1 Juta

Melalui program ini, pengunjung dapat menikmati berbagai keuntungan berupa voucher belanja dengan skema bertingkat sesuai nilai transaksi. Program berlaku di seluruh tenant dengan metode pembayaran non-tunai yang fleksibel.

The Park Semarang menghadirkan program Weekend Big Shopping 2026.
 (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)