BMKG Jawa Tengah Catat 601 Kejadian Gempa Bumi Sepanjang 2023

Elsa Krismawati
Kamis 04 Januari 2024, 14:04 WIB
Gempa bumi Jawa Tengah 2023 (Sumber : BMKG)

Gempa bumi Jawa Tengah 2023 (Sumber : BMKG)

INFOSEMARANG.COM- Kejadian gempa bumi merupakan fenomena alam yang akrab dengan masyarakat Indonesia, khsususnya yang bertinggal di pulau Jawa.

Stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat kejadian gempa bumi di Jawa Tengah sepanjang 2023.

BMKG mengungkapkan sepanjang 2023 terjadi sekitar 601 gempa bumi diseluruh wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga: Tak Terima Ditegur KPI, Ivan Gunawan Ungkap Alasan soal Gaya Berpakaiannya

"Dari 601 kejadian gempa bumi tersebut, 29 kejadian di antaranya merupakan gempa bumi yang dirasakan," kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara Hery Susanto Wibowo seperti dikutip Infosemarang.com dari Antara pada 4 Januari 2024.

Ia mengatakan berdasarkan data, kejadian gempa bumi dirasakan paling banyak terjadi pada bulan Januari 2023.

Menurutnya dari total 29 kejadian gempa bumi yang bisa dirasakan mayoritas terjadi di dataran tinggi Dieng karena merupakan wilayah sesar yang aktif.

Baca Juga: NOAH Pamit, Bakal Hiatus dalam Waktu yang Tak Ditentukan

16 kejadian di antaranya merupakan gempa bumi yang terjadi di daerah Dieng pada rentang magnitudo 1-3 dengan kedalaman dangkal atau kurang dari 60 kilometer.

"Jika dilihat dari magnitudonya, di Jawa Tengah hanya ada 1 kejadian gempa yang memiliki magnitudo 5,1, yakni pada 13 September 2023 yang berpusat di 90 kilometer barat laut Jepara dengan kedalaman 666 kilometer," katanya.

Ia mengatakan gempa bumi yang terjadi pada tahun 2023 didominasi dengan gempa magnitudo kurang dari 3,0 karena jumlahnya mencapai 510 kejadian dari total 601 kejadian gempa.

Baca Juga: Golden Disc Awards di Jakarta: 6 Idol Group Terpantau Terbang ke Jakarta

Sehingga tidak semua gempa bumi tersebut dapat dirasakan secara langsung.

Sementara jika dilihat dari sisi kedalamannya, kata dia, tercatat sebanyak 463 kejadian gempa kedalaman dangkal, 133 gempa dengan kedalaman menengah, dan 5 gempa degan kedalaman dalam

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kejadian gempa terjadinya gempa tidak dapat diprediksi," pungkasnya.

Baca Juga: Banjir di Palang Kereta Kaligawe: 2 Lajur Digenangi Air Setinggi 14 Cm, Sejumlah Motor Mogok

Ia menambahkan kalau intensitas gempa bumi merupakan hal yang wajar dalam siklus geofisika.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis20 November 2024, 17:03 WIB

Ekonom Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Dinamika Global

Ekonomi nasional diproyeksikan akan tetap menunjukkan kinerja positif, didukung oleh stabilitas makroekonomi yang terjaga.
Event Mandiri Macro and Market Brief Road to Mandiri Investment Forum 2025 di Jakarta, Rabu 20 November 2024.
 (Sumber:  | Foto: dok Bank Mandiri.)
Semarang Raya19 November 2024, 15:45 WIB

Semarang Raih Dua Penghargaan Daerah Tertib Ukur dan Pasar Tertib Ukur dari Kemendag

Selama dua tahun berturut-turut, Kota Semarang meraih penghargaan sebagai daerah tertib ukur.
Pemkot Semarang meraih dua kategori penghargaan sebagai Daerah Tertib Ukur (DTU) dan Pasar Tertib Ukur dari Kemendag.
 (Sumber:  | Foto: Dok)
Umum19 November 2024, 13:19 WIB

PJ Gubernur Jateng Nana Sudjana Langsung Bergerak Selesaikan Pemblokiran Rekening UD Pramono

Pemilik UD Pramono, Pramono menyampaikan terima kasih karena telah dibantu menyelesaikan satu persatu permasalahan yang dihadapi.
Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mendampingi Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasanbersilaturahmi dengan pemilik UD Pramono. (Sumber:  | Foto: Dok)
Semarang Raya19 November 2024, 11:57 WIB

Bantu Petani, Mbak Ita Luncurkan "Petruk Semar" untuk Pasarkan Hasil Panen

Mbak Ita meluncurkan Petruk Semar (Petani Truck Semarang Punya), truk operasional untuk memasarkan hasil pertanian di Kota Semarang.
Mbak Ita meluncurkan Petruk Semar (Petani Truck Semarang Punya). (Sumber:  | Foto: Sakti)
Semarang Raya17 November 2024, 16:49 WIB

Warga Tambaklorok Kini Miliki Jamban Pribadi, Tak Lagi Buang Hajat di Sungai

Ahmad Sholeh (50), warga RT 3 RW 14 Tambakmulyo, Semarang Utara, kini memiliki jamban pribadi.
Ahmad Sholeh (50), warga RT 3 RW 14 Tambakmulyo, Semarang Utara, kini memiliki jamban pribadi. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Semarang Raya17 November 2024, 16:45 WIB

Pemkot Semarang Terbitkan Perwal Beasiswa Anak Petani dan Nelayan

Pemkot Semarang akan melakukan sosialisasi Perwal dan melakukan kurasi terhadap anak-anak petani dan nelayan yang bisa mendapatkan beasiswa tersebut.
Aktivitas pertanian di Kota Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Semarang Raya15 November 2024, 16:55 WIB

Semarang Agro Expo 2024 Kembali Digelar di Mijen

. Tidak hanya memamerkan produk-produk pertanian terpadu seperti hasil kebun, peternakan, dan perikanan, SAE 2024 juga dimeriahkan berbagai lomba menarik dan edukasi pertanian untuk anak-anak.
Pembukaan Semarang Agro Expo 2024 di Mijen. (Sumber: )
Semarang Raya15 November 2024, 16:45 WIB

DPD Gerakan Pemuda Marhaenis Deklarasikan Dukungan Untuk Andika Perkasa-Hendrar Prihadi

Dalam deklarasi tersebut, secara khusus DPD GPM Jateng memberikan dukungan kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jateng nomor urut 1, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi.
Deklarasi digelar di Posko Kemenangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Semarang Raya14 November 2024, 18:13 WIB

Pedagang Barito Slup-slupan Tempati Eks Pasar Dargo Semarang

Sebanyak 50 pedagang, Rabu 13 November 2024 mulai menempati Semarang Exhibition Center atau eks Pasar Dargo yang berada di Jalan dr. Cipto Semarang.
Pedagang Barito menempati eks Pasar Dargo yang berada di Jalan dr. Cipto Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Sakti)
Bisnis14 November 2024, 17:37 WIB

Terus Tumbuh dan Semakin Kokoh di Tahun Ke-5, DPLK AXA Mandiri Jalin Kerja Sama Baru dengan Sejumlah Perusahaan Ternama

Kerja sama ini memberikan arti penting bagi DPLK AXA Mandiri karena kami sama-sama memiliki komitmen terhadap masa depan karyawan.
DPLK AXA Mandiri menjalin kerja sama strategis dengan PT  Industri Kereta Api dan Sambu Group. 
 (Sumber:  | Foto: dok)