INFOSEMARANG.COM - Meski kawasan wisata sudah ditutup, kebakaran Bromo ternyata belum bisa dipadamkan sepenuhnya sejak terbakar beberapa waktu lalu akibat flare prewedding.
Sampai hari ini Selasa (12/9/2023) kebakaran Bromo belum berhasil dipadamkan dan api terus merembet hingga mendekati wilayah permukiman warga.
Kekinian, asap dan api dikutip dari akun Twitter @pendakilawas makin terus mengepul dan jaraknya dengan bangunan warga sudah tak lagi jauh seperti semula.
“Update kebakaran Bromo. Semoga gak sampai ke permukiman penduduk disekitar Jemplang,” tulis akun tersebut.
“11 September kebakaran di Bukit Teletubies Bromo, telah merambat sampai ke hillside Jemplang. Di gambar terlihat asap sudah sangat dekat dengan beberapa bangunan,” imbuhnya pada video itu.
Selain resmi ditutup, tentu saja aktivitas dari pihak yang sehari-hari mengais rezeki dari wisata Gunung Bromo juga jadi terhambat.
Tidak sedikit warga masyarakat yang menyayangkan kejadian tersebut kendati pihak kepolisian sudah mengamankan sejumlah orang terlibat dalam foto prewedding berujung petaka di Gunung Bromo itu.
Baca Juga: Kebakaran di Jalan Tol Krapyak Arah Ungaran, Pengendara Waspada Asap Tebal Kurangi Jarak Pandang
Yang semula berstatus saksi, terbaru diberitakan pasangan calon pengantin dan tim lainnya ditetapkan sebagai tersangka atas kebakaran Bromo itu.
Publik mengaku ikut sedih, dan tak mengira serta membayangkan efek domino dari flare yang dinyalakan saat prewedding itu bisa membakar berhektar-hektar lahan di kawasan Bromo.