Benarkah Jika Palestina Merdeka Dunia Segera Kiamat? Begini Penjelasannya

Arendya Nariswari
Jumat 03 November 2023, 08:39 WIB
Ilustrasi palestina (Sumber : Unsplash/Ahmed Abu Hameeda)

Ilustrasi palestina (Sumber : Unsplash/Ahmed Abu Hameeda)

INFOSEMARANG.COM - Konflik Palestina-Israel yang telah berlangsung selama puluhan tahun kembali memanas pada Oktober 2023. Serangan udara Israel ke Gaza mengakibatkan ribuan korban jiwa, baik dari kalangan warga sipil maupun militer. Di tengah situasi yang genting ini, muncul anggapan bahwa kemerdekaan Palestina akan menjadi tanda kiamat.

Anggapan ini didasarkan pada sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Hawalah Al Uzdi RA. Dalam hadits tersebut, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Kiamat tidak akan terjadi sampai Baitul Maqdis dibangun kembali."

Anggapan ini juga didukung oleh sejumlah ulama yang berpendapat bahwa Palestina merupakan tanah suci umat Islam. Pembebasan Palestina dari penjajahan Israel dianggap sebagai salah satu tanda kiamat.

Baca Juga: Ramai Pasutri Balapan Ingin Punya Bayi Shio Naga, Banyak Program Hamil Tawarkan Promo Ini

Namun, anggapan ini juga dibantah oleh sejumlah pihak. Mereka berpendapat bahwa kiamat merupakan rahasia Allah SWT yang tidak dapat diketahui oleh manusia. Kiamat hanya akan terjadi dengan izin Allah, dan tidak ada tanda-tanda yang pasti yang dapat menunjukkan kapan kiamat akan terjadi.

Oleh karena itu, anggapan bahwa kemerdekaan Palestina akan menjadi tanda kiamat hanyalah sebuah spekulasi yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Kiamat adalah peristiwa yang hanya dapat diketahui oleh Allah SWT.

Pandangan Muhammadiyah

Muhammadiyah, salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, memiliki pandangan yang berbeda mengenai hubungan antara kemerdekaan Palestina dan kiamat. Muhammadiyah berpendapat bahwa kemerdekaan Palestina adalah hak yang harus diperjuangkan oleh umat Islam. Namun, kemerdekaan Palestina tidak dapat diartikan sebagai tanda kiamat.

Baca Juga: Mengapa Laki-laki Biseksual Lebih Gampang Kena Cacar Monyet? Ternyata Begini Penjelasannya

Dalam sebuah artikel di situs resminya, Muhammadiyah menyatakan bahwa kiamat adalah peristiwa yang hanya dapat diketahui oleh Allah SWT. Tidak ada tanda-tanda yang pasti yang dapat menunjukkan kapan kiamat akan terjadi.

Oleh karena itu, Muhammadiyah mengajak umat Islam untuk tidak berspekulasi tentang tanda-tanda kiamat. Umat Islam harus tetap fokus pada perjuangannya untuk menegakkan keadilan dan perdamaian di dunia, termasuk perjuangan untuk kemerdekaan Palestina.

Baca Juga: Rumit, Ini Cara Menghadapi Pria yang Mudah Bilang Sayang ke Banyak Wanita

Anggapan bahwa kemerdekaan Palestina akan menjadi tanda kiamat hanyalah sebuah spekulasi yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Kiamat adalah peristiwa yang hanya dapat diketahui oleh Allah SWT.

Umat Islam harus tetap fokus pada perjuangannya untuk menegakkan keadilan dan perdamaian di dunia, termasuk perjuangan untuk kemerdekaan Palestina.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya27 Maret 2025, 21:38 WIB

Posko Mudik BUMN 2025 Hadir di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Sambut Ribuan Pemudik dari Kalimantan

Ribuan pemudik yang tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, disambut dengan fasilitas layanan gratis dari Posko Mudik Bersama BUMN 2025.
Posko Mudik Bersama BUMN di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Pendidikan25 Maret 2025, 15:34 WIB

Universitas Semarang Raih Akreditasi Unggul

Akreditasi Unggul pada sebuah perguruan tinggi merupakan simbol bahwa lembaga atau perguruan tersebut sudah memenuhi syarat yang ditetapkan.

USM Raih Akreditasi Unggul.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya25 Maret 2025, 14:33 WIB

Puncak Penumpang Kereta Api di Daop IV Semarang Diprediksi H-2 Lebaran 2025

Diprediksi jumlah kedatangan penumpang tertinggi selama masa arus mudik akan terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025 atau H-2 dengan jumlah lebih dari 28 ribu penumpang.
Penumpang tiba di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Semarang Raya22 Maret 2025, 17:35 WIB

Sambut Lebaran 2025, The Park Semarang Hadirkan Atraksi Flying Trapeze dari Rusia, Gratis Untuk Pengunjung

Sambut Lebaran, The Park Semarang kembali mempersembahkan hiburan akrobatik kelas dunia dari Rusia.
The Park Semarang mempersembahkan hiburan akrobatik kelas dunia dari Rusia.  (Sumber:  | Foto: Sakti)
Bisnis21 Maret 2025, 16:58 WIB

AXA Mandiri Hadirkan Solusi Perlindungan dan Pelunasan Biaya untuk Ibadah Haji dan Umrah

Asuransi Mabrur Insan Syariah AXA Mandiri menghadirkan solusi perlindungan dan juga perencanaan keuangan ibadah calon jemaah haji dan umrah.
AXA Mandiri meluncurkan Asuransi Mabrur Insan Syariah dalam acara literasi keuangan dan community gathering.
 (Sumber:  | Foto: Dok)
Semarang Raya17 Maret 2025, 23:09 WIB

BAIC Perluas Jaringan, Resmikan Dealer ke-10 di Semarang

Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi BAIC untuk memberikan akses lebih luas bagi konsumen di Pulau Jawa, khususnya di Jawa Tengah.
BAIC meresmikan dealer resmi ke-10 di Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Semarang Raya17 Maret 2025, 23:05 WIB

Jangan Tunggu Viral, Lurah dan ASN di Semarang Diminta Peka Terhadap Persoalan Warga

Iswar menyebut sebagai ASN atau birokrat sudah semestinya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin saat memberikan sambutan di Musrenbang Kecamatan Semarang Selatan. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Bisnis13 Maret 2025, 22:36 WIB

Arus Mudik Kapal Laut 2025, DLU Beri Diskon Tiket

Penumpang kapal dari PT Dharma Lautan Utama (DLU) diharapkan membeli tiket jauh-jauh hari agar mendapat harga diskon.
Manajemen DLU dan KSOP Semarang saat jumpa pers. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Semarang Raya11 Maret 2025, 07:45 WIB

Sebanyak 150 Ribu Penumpang Sudah Pesan Tiket Kereta Api di Daop 4 Semarang untuk Angkutan Lebaran 2025

Selama masa Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 4 Semarang menyiapkan sebanyak 535.282 tiket, atau rata-rata 24.331 tiket per hari.
Penumpang KA di stasiun Tawang Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Olahraga09 Maret 2025, 10:51 WIB

Dai Kyokushin Karate Indonesia Gelar Silaturahmi Sabuk Hitam dan Paguyuban Kyokushin se Jateng dan DIY

Dai Kyokushin Karate Indonesia ( DKKI ) mengadakan silaturahmi Sabuk Hitam dan Paguyuban Kyokushin se Jateng dan DIY di Hotel Aruss Semarang.
DKKI mengadakan silaturahmi Sabuk Hitam dan Paguyuban Kyokushin se Jateng dan DIY. (Sumber:  | Foto: Sakti)