Sabtu, 26 Sep 2026 UmumSemarang RayaBisnisPendidikanGaya Hidup
Beranda › Umum
Umum

Lagi! Gebrakan Menteri Nadiem Makarim, Mahasiswa Tak Wajib Lagi Buat Skripsi untuk Bisa Lulus

✍️ Arendya Nariswari 🕒 30 Aug 2023 👁️ 1x dibaca
Kebijakan Baru Nadiem Makarim, Mahasiswa Tak Wajib Lagi Buat Skripsi untuk Bisa Lulus (Sumber : Instagram/@nadimmakarim)
Kebijakan Baru Nadiem Makarim, Mahasiswa Tak Wajib Lagi Buat Skripsi untuk Bisa Lulus (Sumber : Instagram/@nadimmakarim) Foto: Instagram/@nadimmakarim

Mendikbud Ristek Nadiem Makarim buat gebrakan untuk mahasiswa S1,S2,23, apa aturan barunya agar bisa lulus?

INFOSEMARANG.COM - Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek)belum lama ini melakukan gebrakan untuk mahasiswa.

Jika sebelumnya menghapus Ujian Nasional (UN) rencananya Mendikbud Ristek akan menghapus skripsi khusus mahasiswa S1,S2, dan juga S3.

Dihimpun dari tayangan YouTube Kompas TV, sebagai alternatif kelulusan mahasiswa bisa melakukan berbagai hal mulai dari proyek atau prototipe sehingga tak melulu skripsi atau disertasi.

Baca Juga: CAIR! Berikut Cara Cek Pengumuman PIP Kemendikbud Agustus 2023, Berikut Nomimal Beasiswa

"Tidak hanya skripsi atau disertasi. Bukan berarti tidak bisa tesis atau disertasi, tapi keputusan ini ada di masing-masing perguruan tinggi," ungkap sang mantan CEO Gojek tersebut.

Peraturan terkait penghapusan skripsi untuk mahasiswa tersebut terdapat pada Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 Tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

Demukian pula halnya dengan mahasiswa S2, S2 di mana kini tugas akhir tak harus tesis dan juga disertasi.

"Jadi ini benar-benar transformasi yang cukup radikal dan cukup besar di mana kami memberi kepercayaan kembali ke pada setiap kepala prodi, dekan-dekan, dan kepala departemen untuk menentukan,"imbuh Nadiem Makariem.

Baca Juga: MPLS Kerap Dibumbui Kekerasan? Kemendikbud Buka Link Pengaduan DI SINI

Video tentang gebrakan Nadiem Makariem hapus skripsi untuk mahasiswa tersebut lantas menjadi sorotan usai diunggah kembali oleh akun Twitter @sosmedkeras.

Tidak sedikit warganet lantas memberikan berbagai tanggapan mereka melalui kolom komentar.

"Lagian skripsi nggak ada ngaruhnya saat nyari kerja, atau pas udah kerja. Hanya menambah beban mahasiswa, toh yang dilihat pengalaman atau sertifikatnya saat lamar kerja," ungkap salah seorang warganet.

"Setuju banget, nulis skripsi itu agak kontradiktif dengan dunia kerja. Kita disuruh nulis skripsi dengan bahasa berbusa-busa dan setebel mungkin. Pas kerja justru harus mengomunikasikan ide sesimpel dan seefektif mungkin," timpal warganet lain.

Baca Juga: Viral Mahasiswa KKN Meninggal Usai Alami Sakit, Kisahnya Sedih

"Bapak, saya lulus bapak baru bikin beginian huhu," tutur warganet lainnya.

"Semoga lulusan nanti menjadi lulusan yang kompetitif dan berkualitas baik di tingkat nasional atau global," sebut warganet lain.

AN
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update