Jumat, 30 Okt 2026 Semarang RayaUmumBisnisPendidikanGaya Hidup
Beranda › Umum
Umum

ETOS Indonesia Institute: PSI Dinilai Berpeluang Tembus Senayan pada Pemilu 2029

✍️ Sakti Setiawan 🕒 30 Oct 2026 👁️ 11x dibaca
Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah
Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah Foto: dok.

JAKARTA – Pergerakan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang semakin intensif dalam melakukan konsolidasi internal dan memperluas jaringan politik dinilai menjadi fenomena yang patut diperhitungkan menjelang Pemilu 2029. Langkah tersebut dinilai dapat membuka peluang bagi PSI untuk meningkatkan perolehan suara, bahkan menembus ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT).

Pandangan tersebut disampaikan Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah, di sela-sela diskusi publik di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Menurut Iskandarsyah, aktivitas politik PSI belakangan ini menunjukkan adanya upaya serius untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat daerah. Karena itu, konsolidasi yang dilakukan partai tersebut tidak sepatutnya dipandang sebelah mata.

"Gencarnya PSI melakukan konsolidasi ke bawah jangan pernah dianggap remeh. Pergerakannya cukup masif. Kemarin ada Rakerda di Sentul, Bogor, kemudian dilanjutkan dengan persiapan Rakorda di Depok pada akhir bulan ini. Ini merupakan agenda partai yang tidak boleh dianggap remeh," ujar Iskandarsyah.

Ia menilai, konsolidasi organisasi menjadi salah satu faktor penting bagi partai politik dalam membangun kekuatan menghadapi kontestasi elektoral. Selain memperkuat struktur, aktivitas tersebut juga dapat menjadi sarana memperluas basis dukungan dan meningkatkan soliditas kader.

Iskandarsyah juga menyoroti bergabungnya sejumlah kader dari partai politik besar ke PSI. Menurut dia, fenomena tersebut menarik dicermati dalam membaca peta persaingan politik menuju Pemilu 2029.

"Kalau kita melihat dari kacamata politik dan proyeksi menuju 2029, hijrahnya beberapa kader partai besar ke PSI tentu menjadi hal yang menarik untuk dicermati. Tidak menutup kemungkinan PSI bisa menembus parliamentary threshold dan mendapatkan kursi di Senayan," katanya.

Meski demikian, Iskandarsyah tidak merinci sosok maupun figur yang berpotensi diusung PSI dalam kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Ia mempersilakan kalangan media untuk mengonfirmasi persoalan tersebut kepada jajaran elite partai.

Menurutnya, dinamika politik menjelang 2029 masih akan terus berkembang. Namun, pergerakan dan konsolidasi partai politik sejak dini menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam membaca peta persaingan mendatang.

"Yang dianggap sepele justru bisa menjadi besar," tutur Iskandarsyah**

SS
Sakti SetiawanPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update