Minggu, 08 Nov 2026 Semarang RayaUmumBisnisPendidikanGaya Hidup
Beranda › Gaya Hidup
Gaya Hidup

Bacaan Arab & Latin Surat Al Fatihah Beserta Artinya, Simak 5 Keistimewaannya

✍️ Noorchasanah Anastasia 🕒 16 Apr 2023 👁️ 12x dibaca
Ilustrasi membaca Alquran. (Sumber : freepik)
Ilustrasi membaca Alquran. (Sumber : freepik) Foto: freepik

Al Fatihah sendiri memiliki tujuh ayat pujian di dalamnya yang dibaca berulang-ulang. Al Fatihah juga bisa menjadi penyembuh bagi seseorang yang sakit.

INFOSEMARANG.COM -- Bacaan Surat Al Fatihah, surat pembuka di dalam Alquran yang memiliki banyak keistimewaan.

Surat Al Fatihah memiliki beberapa keutamaan yang bisa didapat jika sering dibaca atau diamalkan.

Al Fatihah sendiri memiliki tujuh ayat pujian di dalamnya yang dibaca berulang-ulang.

Surat dengan 7 ayat ini juga sebagai jembatan antara Allah dengan hamba-Nya.

Surat Al Fatihah dan penutup surat Al-Baqarah adalah dua cahaya Allah yang hanya diberikan pada Rasulullah.

Keistimewaan lainnya yakni, Allah akan memberikan apa yang terkandung dalam Surat Al Fatihah meski hanya membaca satu huruf.

Baca Juga: Doa Mustajab Perjalanan Jauh untuk Musafir, Bisa Dibaca saat Hendak Mudik agar Selamat

Terakhir, Al Fatihah juga bisa digunakan sebagai penyembuh seperti kisah sahabat Nabi yang menggunakan Al Fatihah untuk ruqyah.

Simak bacaan lengkap Surat Al Fatihah disertai dengan tulisan Arab, latin dan artinya:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm(i).
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
 
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ
Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn(a).
Segala puji bagi Allah, Tuhan1) semesta alam
 
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ
Ar-raḥmānir-raḥīm(i).
Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
 
مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ
Māliki yaumid-dīn(i).
Pemilik hari Pembalasan.
 
اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ
Iyyāka na‘budu wa iyyāka nasta‘īn(u),
Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.
 
اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ
Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm(a).
Bimbinglah kami ke jalan yang lurus,
 
صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ ࣖ
Ṣirāṭal-lażīna an‘amta ‘alaihim, gairil-magḍūbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn(a).
(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat.

(*)

 
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update