Kamis, 24 Sep 2026 UmumSemarang RayaBisnisPendidikanGaya Hidup
Beranda › Umum
Umum

Bolehkah Melaksanakan Kurban Idul Adha untuk Orang yang Sudah Meninggal? Begini Hukumnya Kata Ustadz Adi Hidayat

✍️ Wildan Apriadi 🕒 12 Jun 2023 👁️ 0x dibaca
Penjelasan Ustaz Adi Hidayat soal Hukum Ibadah Kurban bagi yang sudah meninggal (Sumber : Instagram @adihidayatofficial)
Penjelasan Ustaz Adi Hidayat soal Hukum Ibadah Kurban bagi yang sudah meninggal (Sumber : Instagram @adihidayatofficial) Foto: Instagram @adihidayatofficial

Menurut Ustadz Adi Hidayat, berkurban untuk orang yang sudah meninggal itu diperbolehkan

INFOSEMARANG.COM - Ibadah kurban pada saat Idul Adha merupakan sunnah yang diperuntukkan bagi setiap muslim yang memiliki kelusan harta.

Maksud dari pelaksanaan ibadah kurban saat Idul Adha adalah untuk meningkatkan ketaan seorang muslim kepada Allah SWT.

Anjuran untuk melaksanakan kurban saat Idul Adha bagi orang yang mampu tersebut sesuai dengan hadits Rasulallah SAW:

Baca Juga: Bolehkah Melaksanakan Kurban Saat Idul Adha tapi Belum Aqiqah? Jangan Salah Paham, Begini Penjelasannya

“Siapa yang punya keluasan harta, mempunyai kemampuan berkurban, tetapi dia tidak mengerjakannya, maka jangan dekat-dekat tempat shalat kami,” (HR. Abu Hurairah & Ibnu Majah)

Meski ibadah kurban ditujukkan untuk diri sendiri, bolehkah ibadah ini diniatkan bagi orang yang sudah meninggal?

Menurut Ustadz Adi Hidayat, berkurban untuk orang yang sudah meninggal itu boleh.

Baca Juga: Eva Manurung Bahagia Dibelikan HP Baru Oleh Virgoun, Dulu Selalu Dapat Bekas Inara Rusli

Lantaran hal tersebut sesuai dengan hukum mahzab Syafi'i yang sifatnya sunnah kifayah dan sunnah ain. 

Di mana satu hewan kurban dapat diatasnamakan keseluruhannya.

Artinya kurban tersebut bisa diperuntukkan bagi satu keluarga, termasuk mereka yang sudah meninggal. 

Baca Juga: Masih Punya Utang tapi Ingin Melaksanakan Kurban Saat Idul Adha, Bagaimana Hukumnya? Berikut Penjelasan Buya Yahya

Hal ini juga dilakukan oleh Rasulullah SAW, di mana ketika kurban, beliau selalu memperuntukkannya bagi diri sendiri, keluarga besar, serta umatnya yang sudah meninggal. 

Dikutip dari laman Suara.com, berkurban bagi kaum yang sudah meninggal sendiri dibagi ke dalam dua pandangan. Pertama, menurut Ali Imam Asy-Syafi’i, berkurban bagi yang sudah meninggal itu boleh asalkan sudah diwasiatkan. 

Sedangkan menurut sebagian besar ulama, berkurban bagi orang yang meninggal itu boleh dilakukan meski tidak diwasiatkan, karena pada dasarnya semua umat muslim pasti ingin berkurban. ***

WA
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update