Sabtu, 07 Nov 2026 Semarang RayaUmumBisnisPendidikanGaya Hidup
Beranda › Gaya Hidup
Gaya Hidup

Doa Buka Puasa Punya Banyak Versi, Adakah di Antaranya yang Paling Dianjurkan? Ustadz Adi Hidayat Beri Penjelasan

✍️ Wildan Apriadi 🕒 06 Apr 2023 👁️ 11x dibaca
Ilustrasi berdoa sebelum buka puasa (Sumber : freepik)
Ilustrasi berdoa sebelum buka puasa (Sumber : freepik) Foto: freepik

Meski doa buka puasa ada banyak versi, masing-masingnya tentu memiliki makna baik dan sesuai hadits shahih.

INFOSEMARANG.COM - Dalam bulan suci Ramadhan, doa buka puasa mempunyai banyak versi.

Meski doa buka puasa ada banyak versi, masing-masingnya tentu memiliki makna baik dan sesuai hadits shahih.

Namun, dari serangkaian doa buka puasa yang berbeda versi itu, adakah di antaranya yang paling dianjurkan untuk dibaca?

Baca Juga: Gibran Rakabuming: Suporter Persis Solo yang Ricuh sudah Diurus Manajemen dan Polisi

Ustadz Adi Hidayat dalam sebuah ceramahnya yang pernah tayang di kanal Youtube, mengatakan bahwa memang banyak variasi doa berbuka puasa.

Akan tetapi, hal tersebut jangan sampai dijadikan perdebatan. Hanya tinggal mengambil salah satu doa buka puasa yang tidak menimbulkan perdebatan.

"Kita ambil salah satu doa yang jarang diperdebatkan yang ada di hadits riwayat At Tirmidzi No.2357 riwayat sahabat Ibnu Umar, beliau berbuka lalu membaca doa", ujarnya.

Baca Juga: Resep Ayam Goreng Bawang Putih, Tak Kalah Enak dari Bumbu Ungkep

Adapun bacaan doa berbuka puasa Ramadhan tersebut yaitu:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

"Dzahabazh zhoma'u wabtallati 'uruwu wa tsabatal ajru insya Allah."

Artinya:

"Telah hilang dahaga, telah basah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki."

Ustadz Adi Hidayat tak mempermasalahkan jika ada bacaan doa berbuka puasa yang lain seperti 'Allahumma lakasumtu', boleh dilafalkan.

Baca Juga: Malam Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar di Bulan Suci Ramadhan Apa Bedanya? Begini Penjelasan Buya Yahya

Sebab, keduanya ada dalam riwayat hadits yang jelas dan juga dicontohkan para ulama.

Semuanya bisa dilafalkan dan memang dianjurkan, hanya saja, menurut pandangan ustadz Adi Hidayat, alangkah baik jika dipilih yang tidak jadi perdebatan.

Maka, bacaan doa di atas itulah yang biasa dibaca olehnya saat berbuka puasa Ramadhan.***

WA
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update