Sabtu, 07 Nov 2026 Semarang RayaUmumBisnisPendidikanGaya Hidup
Beranda › Umum
Umum

Fakta Terbaru Ratusan Anjing Diduga ke Penjagalan: Truk Pakai Pelat Bodong, Pemilik di Sragen Kabur

✍️ Noorchasanah Anastasia 🕒 24 Dec 2023 👁️ 20x dibaca
Viral Video Truk Angkut Puluhan Anjing Lewat Tol, Diduga Akan Dibawa ke Rumah Jagal Jelang Nataru (Sumber : instagram.com/informasiseputarsemarang)
Viral Video Truk Angkut Puluhan Anjing Lewat Tol, Diduga Akan Dibawa ke Rumah Jagal Jelang Nataru (Sumber : instagram.com/informasiseputarsemarang) Foto: instagram.com/informasiseputarsemarang

Update terbaru terkait video ratusan anjing diduga diangkut ke tempat penjagalan di Sragen, Jawa Tengah, ternyata truk sengaja dipasangi pelat nomor palsu.

INFOSEMARANG.COM - Kasus viralnya video ratusan anjing diangkut truk diduga dibawa ke tempat penjagalan di Sragen, Jawa Tengah, masih belum menemui titik terang terkait keberadaannya sejak viral pada Sabtu 23 Desember 2023.

Dari keterangan video, truk pengangkut ratusan anjing tersebut diduga menuju ke arah Solo dan Semarang. Nomor polisi AD 811 E yang dipasang di badan truk rupanya bodong alias palsu.

Baca Juga: Viral Video Truk Angkut Puluhan Anjing Lewat Tol, Diduga Akan Dibawa ke Rumah Jagal Jelang Nataru

Selain itu, pecinta hewan Animals Hope Shelter Indonesia membagikan proses pelacakannya ke tempat penjagalan, dimulai dari mendatangi rumah pemilik truk berpelat nomor bodong di Sragen.

Di rumah tersebut, mereka mendapati pemilik truk diduga sengaja kabur setelah tahu video truknya mengangkut ratusan anjing viral.

Mereka juga mendatangi lokasi diduga tempat penjagalan di Sragen, namun tak menemukan apa pun. Diduga setelah viralnya video tersebut, mereka sengaja menghilangkan barang bukti.

Tak ada tanda-tanda ditemukan keberadaan ratusan anjing tersebut. Komunikas pecinta hewan ini pun menduga mereka sengaja menyembunyikan barang bukti.

"Dugaan kami saat ini truk pengangkut ratusan anabul yang viral saat ini lagi disembunyikan pelaku yang bernama Bayu di sebuah bengkel sekitar Sragen, Solo, Semarang dan Karanganyar untuk dimodifikasi dan menghilangkan barang bukti," tulisnya.

***

💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update