Sabtu, 07 Nov 2026 Semarang RayaUmumBisnisPendidikanGaya Hidup
Beranda › Semarang Raya
Semarang Raya

Gibran Terapkan Sistem Merit Manajemen Kepegawaian Provinsi Jabar untuk Pemerintahan Kota Surakarta

✍️ Galuh Prakasa 🕒 31 Aug 2023 👁️ 13x dibaca
Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka. (Sumber : Instagram @gibran_rakabuming)
Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka. (Sumber : Instagram @gibran_rakabuming) Foto: Instagram @gibran_rakabuming

Gibran siap menerapkan sistem merit manajemen kepegawaian ASN yang dihibahkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Memudahkan alur birokrasi.

INFOSEMARANG.COM -- Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, siap mengimplementasikan Sistem Merit Manajemen Kepegawaian Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dihibahkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Apa yang saya pelajari di Jawa Barat cukup bagus. Di sini kan sudah ada KPI (key performance indicator), nanti diperkuat lagi dengan aplikasi yang sudah dijalankan di Jawa Barat," kata Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka di Solo, Rabu, 31 Agustus 2023.

Gibran menjelaskan, salah satu keuntungan utama dari Sistem Merit Manajemen adalah peningkatan kecepatan dalam menanggapi dan menyelesaikan masalah, serta transformasi birokrasi menuju pola yang lebih fleksibel dan responsif.

Baca Juga: Cara Cegah ISPA Pada Anak di Tengah Kulaitas Udara Buruk

Dalam konteks ini, istilah "ruang kerja tanpa kubikel" menggambarkan pendekatan modern yang diadopsi.

Model ini mengusung konsep kerja terbuka yang menghilangkan sekat fisik, menciptakan lingkungan kolaboratif yang dinamis.

Selain itu, kerjasama antar instansi menjadi pondasi yang kuat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan.

Pendekatan ini memungkinkan instansi-instansi di bawah naungan Pemerintah Kota Surakarta untuk saling mendukung dalam menemukan solusi terbaik.

Baca Juga: Kalah Tipis 0-1 dari Korea Selatan, Tim U-17 Mendapat Apresiasi dari Pelatih Bima Sakti dan Erick Thohir

"Jadi dinas ini dibantu dinas sana untuk menyelesaikan masalah tertentu. Itu bisa banget diterapkan di Solo, mau tak tiru," katanya.

Konsep ini adalah contoh nyata bagaimana mempercepat alur kerja birokrasi yang sebelumnya kaku.

Dengan langkah-langkah progresif ini, diharapkan bahwa pelayanan publik di Kota Surakarta akan semakin efisien dan responsif, seiring dengan penghapusan budaya-budaya yang menghambat perkembangan.***

GP
Galuh PrakasaPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update