Minggu, 08 Nov 2026 Semarang RayaUmumBisnisPendidikanGaya Hidup
Beranda › Semarang Raya
Semarang Raya

Kepala SMKN 1 Sale Rembang Sebut Pungli Berkedok Infak untuk Bangun Musala, Dikelola Komite Bukan Sekolah

✍️ Noorchasanah Anastasia 🕒 12 Jul 2023 👁️ 8x dibaca
Potret SMK Negeri 1 Sale di Rembang. Kepala sekolah dibebastugaskan setelah diketahui membiarkan ada pungutan liat berkedok infak. (Sumber : Google Agung Abdillah)
Potret SMK Negeri 1 Sale di Rembang. Kepala sekolah dibebastugaskan setelah diketahui membiarkan ada pungutan liat berkedok infak. (Sumber : Google Agung Abdillah) Foto: Google Agung Abdillah

Kepala SMK Negeri 1 Sale menegaskan jika uang iuran dari siswa yang disebut infak itu digunakan untuk membangun musala di sekolah.

INFOSEMARANG.COM - Kini dibebastugaskan dari jabatan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Kepala SMKN 1 Sale di Rembang, Widodo, mengungkapkan soal penggunaan dana iuran dari siswanya.

Widodo menyebut jika uang infak yang dianggap sebagai bentuk pungutan liar itu digunakan untuk membangun musala. Karena sejak sekolah tersebut berdiri, belum memiliki musala hingga sekarang.

Ia menyebut jika musala tersebut nantinya juga akan digunakan untuk para siswa. Selain beribadah, musala juga akan dipakai untuk praktik ibadah dan lainnya.

Kepsek ini juga menjelaskan jika aliran dana infak siswa itu tak masuk ke pihak sekolah melainkan komite sekolah. Usulan soal pembangunan musala juga didapat komite sekolah yang sempat berdiskusi dan persetujuan dengan para orangtua dan wali murid.

Baca Juga: Bebastugaskan Kepala SMKN 1 Sale Rembang, Ganjar Pranowo Beri Peringatan Sekolah Lain jika Terbukti Pungli

Ia juga menjelaskan infak tersebut berdasarkan sukarela, tidak ada paksaan bagi orangtua siswa yang tidak mampu.

Dana yang terkumpul dari iuran tersebut yakni Rp 130 juta. Sementara pembangunan musala membutuhkan anggaran Rp 260 juta.

"Yang mengelola komite sekolah, sekolah enggak ikut cawe-cawe," kata Widodo seperti dikutip dari @rembangupdates.

Biaya pembangunan musala ini juga diupayakan pihak sekolah dengan meminta bantuan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Dari foto yang beredar, musala ini masih belum rampung dan masih dalam proses pembangunan.

***

💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update